Laman

Selasa, 24 Februari 2015

Tak Tahu Harus Bagaimana

Saat semua tak sejalan lagi
Saat rinduku sudah tak bisa tersampaikan lagi
Saat perhatianmu tak datang lagi
Saat kau tak seperti dulu lagi

Aku bingung,

Aku harus berbuat apa
Bagaimana aku menyampaikan rinduku yang terlalu
Bagaimana aku bisa melihatmu sedekat dulu
Bagaimana aku bisa bebas mencintaimu lagi seperti dulu

Aku bisa apa ?

Senin, 09 Februari 2015

a.

Jarak...
Sebuah kata yang ku benci
Tak mengerti begitu sakit olehmu
Tega kau menertawakan rinduku 
Rindu....
Mencari obatmu begitu lama
Bahkan sehari bagaikan seabad aku mencari
Mencari obatmu, 
Pelukan...
Sebuah obat rindu yang terlalu
Namun, tak selamanya kau disampingku
Karena jarak yang memisahkan aku dan kamu
Cinta...
Membuatku kuat untuk bertahan
Meski jarak menertawakan
Meski rindu belum terobatkan
Meski pelukan belum tersampaikan
Tapi kau, selalu mempertahankan

Minggu, 08 Februari 2015

Rinduku Terlalu

Menahan rindu seperti menahan tusukan pisau yang melekat di ulu hati
Sakit....
Rindu ini tak bisa ku bendung hanya dengan sekedar tangisan
Bahkan air mata sudah tak berguna lagi menahan rindu
Aku tak tahu, kenapa aku bersi keras untuk ingin bertemu
Masih ingatkah kau, rutinitas saat bertemu menjamu rindu
Kening ini kau kecup penuh sayang 
Raga ini kau hangatkan penuh cinta melalui pelukan mesra
Kau ingat saat itu
Kau bawakan sebuah lagu mengusik rindu
Kau petikkan gitar kesayanganmu
Kau lantunkan dengan penuh tenang 
Aku rindu masa itu
Saat jarak bukan penghalang untuk kita

Tapi, kenyataan ini berbalik
Jarak dengan lantangnya bersi keras menertawakan aku 
Yang dilanda rindu penuh candu ingin bertemu
Namun, keadaan ini masih tak mau mempertemukan antara aku dan kamu
Aku sudah tak kuasa menahan rasa rindu 
Aku sakit menahan rindu ini sendirian 
Aku tak bisa melawan jarak 
Aku merindukanmu amat sangat 
Aku ingin bertemu 
Merasakan lagi hangatnya tubuhmu, 
Merasakan lagi cinta tanpa jarak. 

Sekali lagi, aku merindukanmu amat sangat.