Laman

Selasa, 12 Maret 2013

Something else Part 1

Tak sengaja aku lirik blackberry ku ternyata ada bbm masuk, saat ku lihat siapa yang ngebbm ternyata ada seseorang yang menanyakan masalah DP (display picture)ku.
“itu di Dp nya apa yang putih-putih kayak ada sesuatu” katanya lewat bbm, aku kaget dengan sontak aku langsung liat profil ku sendiri dan dilihat photoku yang sedang tersenyum dengan teman-teman kelasku, photo itu diambil pada saat setelah pagelaran senibudaya yang diadakan pada akhir semester sebagai nilai praktek senibudaya yang hampir diikuti oleh semua kelas XII jurusan IPA. Ternyata di photo itu memang ada sesuatu yang berwarna putih kecil, tapi disana terdapat dua warna putih dan aku bingung mana putih yang dimaksud oleh orang itu. Lalu aku pun bertanya balik “putih yang mana? Yang atas atau yang sebelah temanku?” tanyaku, tak lama dia langsung membalas lagi bbm dariku “itu yang disebelah pokoknya ada yang warna putih” jelasnya, lalu aku lirik lagi photonya, dan aku ingat-ingat kembali bahwa itu yang putih adalah tas ku sendiri yang ditaruh sembarang dikejauhan dan terlihat kecil di photo, akupun langsung menjelaskannya bahwa itu hanya tas putihku, dia awalnya gak percaya kalau itu tasku karena dia pikir kalau itu adalah sesosok hantu yang ingin ikut berfose. Ternyata dia lucu dan asyik juga di ajak ngobrol, lalu aku sengaja untuk liat DPnya dan melihat photonya ternyata aku sering melihat dia disekolah, dan aku ingat kembali kalau dia adalah anak kelas 11 dan aku sering melihat di lab komputer, dan kita sering melihat walau hanya sekedar bertatap muka sekilas. Karena ketika aku mau masuk ke lab komputer, dia keluar lab karena pergantian jam pelajaran TIK.
Akhirnya kami pun terus bbman lalu dia bilang “bolehkan aku panggil teteh? Oh ya tetehnya yang mana sih yang diphoto” sontak aku kaget, dia ternyata gak tau siapa aku. Kemudian aku langsung jawab “teteh yang dikerudung de yang diphoto” aku panggil dia ade karena memang dia adalah adik kelasku sendiri dan diphoto itu hanya aku saja yang pakai kerudung. “oh iya teh aku tahu kok, teteh yang suka lewat di lab komputerkan ? Teteh tau gak siapa aku ? aku sering lo liat teteh di lab, Cuma teteh suka sombong gitu wajah nya gak pernah senyum” sahutnya. Lalu aku bilang “kirain ade gak tau siapa teteh, teteh juga tau kok siapa ade. Maaf ya bukannya teteh sombong, teteh orang nya seperti itu de, kalau sama orang yang gak kenal teteh kayak orang sombong de. Hehee” jelasku. Kami pun terus bbman sampai saling mengenal lebih dekat, dan aku pun tau dengan jelas siapa dia, dia juga sampai meminta nomor handphoneku.
Satu minggu kemudian
Kring…..kring….kring….
Handphone blackberry ku bunyi pertanda ada yang nelpon. Ternyata yang menelpon adalah dia, aku kaget setengah mati. Ada apa ini ? tumben dia nelpon?
Akhirnya ku angkat telpon, dan ada suara di seberang sana
“halo…”
“iya.. halo”
“ini sama teh Sari kan?”
“iya bener, ini ade Langga kan ?”
“iya teh, bener”
“tumben de, nelpon teteh ?”
“iya teteh, ada yang harus aku omongin teh”
“omongin apa de ? kok kaya yang serius gitu sih haha”
“ngomongin tentang kita teh”
“hah! Tentang kita ? emang ada masalah ya de” kaget ku, tumben dia ngomong seperti serius ini.
“tapi kita gak bisa ngomong di telpon teh, aku ingin kita ketemuan. Mau kan ?”
“boleh sih, tapi mau ketemuan dimana de?”
“di kafe deket sekolah kita ya teh. Ditunggu jam 4 sore. Bye.. teteh *muaah*” telpon nya pun langsung ditutup. Belum sempat aku ngomong telponnya langsung ditutup. Dan aku pun bingung sama ucapan dia yg terakhir.

Di kafe
Tiba di kafe sambil melepaskan jaket tebal karena diluar hujan deras sekali. Ketika ku masuk kafe itu, ternyata dia sudah menunggu sambil duduk disana, aku pun menghampirinya.
“silahkan duduk teteh, mau pesen apa? Hot chocolate, coffee atau apa ?”
“hot chocolate ajah de, teteh gak suka coffee”
“oh iya bentar ya teh aku pesenin”
Dia pun langsung memesan minuman tersebut kepada salah satu pelayan, sambil menunggu tak lama kemudian minuman itu pun datang, dan aku pun langsung meminumnya.
“bagaimana teh enak ya coklatnya ?”
“iya enak banget de, apalagi suasana dingin dan hujan begini”
“teteh, kamu tau kan aku kesini ngajak teteh mau ngomong sesuatu”
“iya aku tau, memangnya mau ngomongin hal apa de”
Aku pun menyeruput lagi coklat itu pelan-pelan



..................

Bersambung......................

Tidak ada komentar:

Posting Komentar