Laman

Selasa, 26 Agustus 2014

Sebuket bunga mawar kau persambahkan

Awal aku melihatmu lagi
Sekian lamanya kita tak bertemu haus menahan rindu
Canggung ragu pun terus mengusikku
Saat kau menemuiku
Merah wajahku bercampur malu seperti bunga mawar yang kau bawakan malam itu
Sontak hatiku saat kau tiba-tiba memberikan sebuket bunga mawar merah itu
Bahagia nan terharu, katamu itu pertanda maafmu
Setelah dulu kau bilang kau menyesal kau akan meninggalkanku

Namun, 

Cinta kita begitu kuat
Cinta kita bak batu karang yang tak mampu rapuh pun runtuh menahan gemuruh deburan ombak
Inipun salahku atas kejenuhanku yang tak tau datang dari mana itu
Harusnya pun aku minta maaf padamu
Karena aku salah mendatangkan kejenuhan diantara kita
Tapi semua sudah berubah
Setelah tau bahwa kau dan aku saling mencintai
Dan tak mau adanya rasa kehilangan
Dan aku bodoh jika aku pun harus meninggalkanmu
Malam itu menjadi saksi
Cintaku kembali
Kau menemuiku memberikan bunga itu
Begitu indah
Bahagianya aku, tak lepas menahan senyum
Aku merasa perempuan beruntung
Entah apa balasku
Asal kau tahu
Aku semakin mencintaimu
Aku semakin takut kehilanganmu
Dan terimakasih untukmu
Yang selalu menjadikanmu
aku wanita special di matamu dan hatimu

Sabtu, 23 Agustus 2014

Kekuatan Cinta untuk Bertahan

Malam itu ialah malam paling menyakitkan

Saat kau menyerah memperjuangkanku

Karena keegoisanku

Karena kejenuhanku

Butiran air mata tak lagi ku bendung

Bibirku kelu tak dapat berkata 

Hatiku sakit tergores luka

Tahu ini salahku

Tapi aku tak siap tuk kehilanganmu

Semata-mata kehidupan bumi tanpa air

Yaa... Aku tanpamu tak tahu aku 


Awalpun aku menyerah begitu saja

Tak bisa aku harus berjuang sendirian 

Memperjuangkan cinta kita 

Membuat suasana berbeda seperti dulu kita

Tapi percuma, jika aku saja yang berjuang sendirian 

Aku menangis 

Aku menyesal

Aku tak mau kehilanganmu 


Tapi, mungkin Tuhan berkehendak 

Ternyata cinta punya kekuatan untuk bertahan

Meski awal kita tak dapat saling memperjuangkan 

Tapi cinta kita seakan kuat untuk tetap mempertahankan kita

Aku tak menyangka 

Ternyata kau memiliki sakit yang sama 

Kau pun tak mau kehilanganku 

Kau pun menyesal sudah menyerah begitu saja

Bukankah perasaan tak bisa berbohong ? 

Aku tak bisa berpura-pura kuat 

Saat aku hampir kehilanganmu 

Aku jelas sayang kamu

Begitupun kamu tak mau melepaskanku begitu saja


Terimakasih kau telah berikan aku kesempatan 

Untuk bertahan denganku 

Aku yang terlalu bodoh jika aku menyianyiakan sosokmu 

Aku pikir takkan seperti ini jadinya

Ternyata benar cinta memang punya kekuatan untuk bertahan 

Karena aku yakin 

Kelak kau kembali


Jumat, 22 Agustus 2014

Memperjuangkanmu sekali lagi

Kejenuhan datang dengan sendirinya

Seperti air dalam api

Cintaku kian tak pasti

Entah apa yang aku rasa

Yang jelas, aku masih mencintaimu 

Tapi apa, aku bukan siapamu

Ingin ku perjuangkan lagi cintaku 

, cinta kita seperti dulu

Namun tak bisa hanya dengan kau tak 

bisa lebih fokus lagi denganku

Biarkan semua mengalir begitu saja (katamu) 

Jelas aku tanpa perjuanganmu itu tak bisa 

Apakah aku harus rela mengorbankan perasaanku begitu saja ? 

Aku tahu ini salahku

Semua berubah sejak kejenuhan itu datang begitu saja

Aku tak tahu alasan kenapa aku bisa sejenuh ini 

Asal kau tahu, yang aku inginkan hanyalah suasana baru darimu

Namun sepertinya percuma

Kau seperti enggan bahkan kau kira hubungan kita tak bisa kembali kesedia kala

Kau salah, 

Bahkan akhir-akhir ini pun kejenuhan aku sudah berkurang 

Sejak aku berusaha untuk menetralkan hatiku sekarang 

Tapi, jika kau ingin ambil keputusan terbaik

Aku terima semua keputusan darimu 

Yang jelas,  aku masih mencintaimu

Masih ingin seperti dulu 

Menikmati cinta tulusmu

Rabu, 20 Agustus 2014

Mengagumimu Dari Jauh

Hadirmu ialah alasanku untuk tetap bertahan
Senyumu ialah obat penyemangatku
Tingkah lucumu ialah kebahagiaanku

Pertama kali ku melihatmu
Aku sudah tertarik padamu
Ya.. Meskipun kau tak menyadarinya pun hingga sekarang
Aku hanyalah wanita yang tak berani mengatakan
Jika aku menyukaimu

Masih ingatkah dulu
Saat aku duduk sendirian
Kau datang menghampiriku dan menemaniku
Cerita demi cerita kita lontarkan
Canda tawa kita berbagi bersama
Disana bahagia tertuju padaku
Aku ingin berlama-lama duduk disampingmu
Tak apa meski hanya melihatmu

Aku mulai mencoba mencari tentangmu
Aku ingin lebih tahu bagaimana dirimu yang sebenarnya
Namun, setelah aku tahu
Ternyata kau milik orang lain
Ya... Kau memiliki kekasih
Sakit hatiku,
Rasanya memperjuangkanmu ialah percuma
Disana aku mundur dan aku sadar
Aku hanyalah wanita yang sangat sederhana
Aku tak sempurna

Salahkah jika aku mengangumimu ?
Jelas tentu tidak
Bukankah perasaan tak bisa dipaksakan ?

Sudahlah... aku terima semuanya
Meskipun aku tak bisa memilikimu
Rasanya mengagumimu dari jauh itu cukup bagiku

Namun, kini kata pisah
Memisahkan aku dan kamu
Kini kita tak akan sering bertemu melihat wajah polosmu
Berat hatiku tak mampu
Aku tak bisa melihatmu sedekat dulu...

Ku harap kau tak berubah padaku
Ku harap suara lembutmu untukku masih bisa ku dengarkan
Ku harap kita dapat bertemu dilain waktu berikutnya
Agar aku bisa melihat wajah polosmu...
Terimakasih, karenamu aku dapat mengagumimu
Walau hanya dari jauh......................

Selasa, 05 Agustus 2014

Mengobat Kerinduan

Teringat sekali malam itu, saat kau datang menemuiku sekedar menemaniku
Kau datang menghampiriku dengan senyum yang sama
Namun wajahmu nampak berbeda lebih dari biasanya
Kau terlihat semakin mempesona,
Dan entah kenapa degupan jantung ini semakin kencang saat kau tersenyum padaku
Mungkin ini efek kerinduan
Sudah lama kita tak jumpa
Rasanya pertemuan malam itu adalah obat rasa rindu yang selalu menjalar di otakku.
 
Malam itu,
Saatku berada disampimu kucium bau tubuhmu
Wangi tubuhmu masih tetap seperti dulu
Seakan aku terhipnotis ingin terus didekatmu menikmati baumu
Kau tahu, wangi tubuhmu sampai saat pulang pun masih melekat di hidungku
Seakan tak mau lepas untuk selalu mencium aroma tubuhmu sayang.
Masih ingatkah saat kau menggenggam jemariku
Sekilas tapi seakan pertanda bahwa kau akan selalu melidungiku dan menjagaku
Genggaman tanganmu saat itu jujur tak ingin ku lepaskan
Seandainya ku berharap
Aku ingin hentikan waktu saat itu juga
Saat kamu menjagaku lewat genggaman tanganmu
Aku ingin menikmati tangan hangatmu sayang
Rasanya aku tak mau melepaskan begitu saja
Begitu nyaman ku didekapmu sayang
Ku harap kejadian malam itu tak hanya saat itu
Tapi terus terjadi sampai kapanpun itu.
Terimakasih untuk malam yang indah itu
Malam itu kau buatku terus menyunggingkan senyum diwajahku
Seakan malam itu aku tak bisa menghentikan senyuman di bibirku
Saking bahagianya aku bertemu denganmu mengobat rindu
Sayang ku harap kita akan menemukan malam lain seperti malam kemarin.
Sayang, aku selalu merindukanmu

Senin, 04 Agustus 2014

Terbakar Cemburu

Ruang angin semilir menusuk epidermis kulit
Pun bulu-bulu kulit berdiri menahan dingin
Pori-pori kasar tubuh langsung ku selimuti
Tapi hati, berkata lain
Kobaran api menusuk hati
Menjalar jantung yang tak berujung
Menuju otak yang kian tumpul
Hingga ulu hati pun kian memburu
Akibat terbakar cemburu
Salahku yang bukan siapamu
Tapi ku mencintaimu
Sakit hatiku pun tak tau
Hanya kamu yang mampu mengobat lukaku
Meski kaulah sebab hatiku terbakar
Panas seperti dilempar batu arang
Namun otakku mencoba menetralkan
Karena itu aku tetap sayang