Malam itu ialah malam paling menyakitkan
Saat kau menyerah memperjuangkanku
Karena keegoisanku
Karena kejenuhanku
Butiran air mata tak lagi ku bendung
Bibirku kelu tak dapat berkata
Hatiku sakit tergores luka
Tahu ini salahku
Tapi aku tak siap tuk kehilanganmu
Semata-mata kehidupan bumi tanpa air
Yaa... Aku tanpamu tak tahu aku
Awalpun aku menyerah begitu saja
Tak bisa aku harus berjuang sendirian
Memperjuangkan cinta kita
Membuat suasana berbeda seperti dulu kita
Tapi percuma, jika aku saja yang berjuang sendirian
Aku menangis
Aku menyesal
Aku tak mau kehilanganmu
Tapi, mungkin Tuhan berkehendak
Ternyata cinta punya kekuatan untuk bertahan
Meski awal kita tak dapat saling memperjuangkan
Tapi cinta kita seakan kuat untuk tetap mempertahankan kita
Aku tak menyangka
Ternyata kau memiliki sakit yang sama
Kau pun tak mau kehilanganku
Kau pun menyesal sudah menyerah begitu saja
Bukankah perasaan tak bisa berbohong ?
Aku tak bisa berpura-pura kuat
Saat aku hampir kehilanganmu
Aku jelas sayang kamu
Begitupun kamu tak mau melepaskanku begitu saja
Terimakasih kau telah berikan aku kesempatan
Untuk bertahan denganku
Aku yang terlalu bodoh jika aku menyianyiakan sosokmu
Aku pikir takkan seperti ini jadinya
Ternyata benar cinta memang punya kekuatan untuk bertahan
Karena aku yakin
Kelak kau kembali
Tidak ada komentar:
Posting Komentar